Minggu, 10 Januari 2010

28 Januari Sepuluh Ribu Mahasiswa akan Kepung Istana

Minggu, 10 Januari 2010 |
Para mahasiswa sekitar 10ribu orang telah berencana untuk mengepung istana negara pada tanggal 28 Januari. mereka melakukan ini untuk menurunkan secara paksa SBY dan Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden terkait penyelesaian masalah bank Century.. Seperti kita ketahui bahwa kaum mahasiswa banyak berperan dalam menegakkan reformasi di negeri kita ini. ingat saja kasus maret 1998 silam dimana para mahasiswa berhasil melengserkan kekuasaan Soeharto..

Mungkin nanti pada tanggal 28 Januari kejadian tahun 1998 silam bisa saja terulang namun kalau bisa jangan sampai terulang.

Aliansi 30 kampus siap untuk menggelar aksi besar-besaran pada 28 Januari mendatang. Sebanyak 10 ribu mahasiswa akan mengepung Istana untuk menurunkan SBY-Boediono jika pemerintah tak juga menuntaskan skandal Bank Century.

"Sekitar 10.000 orang yang nanti siap turun. Tanggal 28 Januari kita akan duduki Istana untuk turunkan paksa SBY-Boediono," ujar juru bicara mahasiswa, Anton Cornelo di Kampus STMIK Jayakarta Jl Salemba Raya, Jakarta, Minggu (10/1/2010).

Menurutnya, saat ini waktu yang tepat untuk melakukan revolusi. Anton meminta agar seluruh eleman mahasiswa dapat menyatukan kekuatan dan menjadikan tanggal 22-28 Januari sebagai tanggal hitam dalam kalender bangsa.

"Menjelang tanggal 28 (Januari), akan ada aksi tiap-tiap kampus tanggal 22-24 Januari dan aksi besar-besaran bersama jaringan kampus tanggal 25. Setelah itu pendudukan Gedung DPR dan Istana tanggal 28," jelasnya.

Aksi ini, bukan hanya diikuti oleh mahasiswa namun juga oleh rakyat. "Kita minta seluruh kekuatan rakyat untuk sama-sama terlibat," pintanya.

Anton juga menegaskan jika gerakan mereka murni dari kampus. "Gerakan ini bukan sekedar kerumunan dan tidak ditunggangi dari parpol, murni dari mahasiswa," ucap mahasiswa Unkrisna itu.

30 Aliansi Kampus tersebut antara lain berasal dari UNKRISNA Jatiwaringin, STTJ, UKI, STMIK Jayakarta, YAI, UMJ, UIN, TRISAKTI, UPB, UBK, Universitas Sahid, dan IISIP.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

Berita Ekstrim

Recent Posts